Belajar Analisa Supply and Demand

Supply-and-Demand-Analysis.

Hal yang penting bagi pemula untuk mengetahui mengapa harga bisa bergerak semuanya itu karena fungsi dan akibat dari Hukun Penawaran dan Permintaan (Supply and Demand).

Harga bergerak apabila perhitungan sederhana mengalami ketidak setabilan. Sama hal nya yang terjadi pada perdangan di pasar, terkadang harga baku bisa naik bahkan bisa terjadi penurunan harga.

Supply and Demand Analysis

Begitu juga dengan perdagangan mata uang hanya membedakan dari skala dan medium, sebab midset pertama dari seorang trader.

Sebelum mendalami dan mengetahui bagaimana strategi trading berdasarkan supply and demand, bagaimana cara identifikasi dan kuantifikasi sebuah cart, serta bagaimana mengambil keputusan objektif sehingga tidak menghasilkan profitable trading.

Supply demand forex yang memiliki arti sebuah level dari harga dan lebih tinggi dari buyer yang tersedia untuk membeli daripada harga seller pada level dengan harga tertentu.

Resistance (supply) merupakan dimana supply memiliki persediaan lebih banyak dibandingkan dengan buyer yang dapat membeli supply tersebut ke lever tertentu.

Bisa lihat pada cart di bawah ini guna mengindentifikasi tentang Demond.

Supply and Demand analysis 2

Supply and Demand analysis 3

Terlihat pada gambar supply and demand area pertama yang menunjukkan sebuah level harga dimana mengalami keseimbangan yang cukup relatif atau pun ekulibrium diantara supply and demand pdf.

dengan itu banya orang yang ingin menjual belikan pada level tersebut karena masih dalam keadaan seimbang dan relatif stabil.

Pada gambar kedua telah terjadi ketidak keseimbangan antara supply dan demand karena adanya pergeseran.

Simple Strategi

Para trander harus lebih fokus dan konsisten terhadap identifikasi area diama harga dapat berbalik arah atau turning pont. Ada sebagian yang dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk pergeseran ekuilibrium supply dan demand yang terjadi karena tidak ada ketidakpastian dari seseorang.

Apabila entry di situasi reversal selayaknya dilakukan seperti orang lain, kemungkinan sedikit memiliki maupun tidak memiliki kemampuan sedikit pun dari mereka. Dengan itu sangat sulit untuk bertahan di market dan membuat beberapa profit yang efisien.

Oleh karena itu, analisis sangat di perlukan untuk antisipasi pergerakkan harga, sehingga tercapainya harga yang tidak memiliki resiko dan mendapatkan peluang yang besar.

Supply and Demand analysis 4

  • Sampai dengan area terindifikasi di TF daily (min H).
  • Ketika cande melakukan high (A) terhadap daily chart, pinda pada intra-day time frame (M15 atau M5) guna mencari adakah peluang sell/short entry.
  • TF yang kecil di cari up candle terakhir dan di susul oleh down candle.
  • Entri dilakukan pada saat down candle kedua, dan tidak harus di tunggu hingga close nya
  • SL sebaiknya diletakkan di atas garis horisontal area sampai daily, apabila anda tipikal intraday terletak di atas garis horisontal hourly.
  • Penepatan TP pada area Demand atau support pada berikutnya atau dapat lakukan risk reward rasio minimal 2 banding 1.

Rute untuk intra-day trading

Intra-day di haruskan mempunyai prinsip aturan guna untuk mengambil suatu keputusan trading. Sebagian besar seseorang tidak dapat menstabilkan emosi pada dirinya yang akan mempengaruhi terhadap analisa dan keputusan trade.

Untuk itu sebaiknya seseorang mampu mengontrol emosi sehingga tidak terjadi kegagalan pada trade ataupun ikuti peraturan yang telah di set sehingga mempermudah dan bisa mengelola trade dengan baik tanpa emosi.

Rule sederhana bagi day trader diantaranya :

  1. Setiap hari melakukan pengecekkan dan mengontrol area supply maupun area demand pada time frame H1, serta mengontrol posisi harga sehingga perbandingan dengan time frame yang lebih tinggi (D1).
  2. Entry digunakan ketika harga masuk atau mendekati support (demand) atau pun resistance (supply).
  3. Entry memiliki 2 jenis yaitu breakout dan pulback.
  4. Pre-plan : entry, stop loss, dan target.
  5. OP digunakan ketika terjadi pada ruang yang cukup luas antara area supply maupun area demond, sehingga profit zone dapat atraktif.

Supply and Demand analysis 5

Cukup 2 jenis entry yang diperlukan. Pulback pertama pada entry melakukan penawaran tentang lower risk/high reward, meskipun beberapa orang beranggapan hal itu masih mengandung resiko. yang cukup tinggi.

Sedangkan breakout yang merupakan sebuah entry yang sangat terkenal dan populer. Akan tetapi masih ada yang lebih penting dari itu yaitu profit zone, yang berfungsi untuk menghitung seberapa besar ruang untuk harga bergerak setelah entry telah dilakukan.

Refreshment

Dari dinamika sebuah pasar adalah hasil pada tante dari psikologi massa. Mampu melakukan  aspek ini dengan benar maka akan mendapatkan penghasilan berupa uang.Permasalahan hingga 90% itu adalah lemahnya mental seseorang untuk menghadapi trading.

Untuk itu alangkah baiknya mempersiapkan diri dan kuatkan mental lebih baik dari pada menguasai teknik maupun gaya trading itu sendiri. Memahami seseorang bukanlah hal mudah apalagi untuk mengabil suatu keputusan.

Apabila terjadi kendala dalam trading sebaiknya mengubah pola pikir menjadi lebih fokus untuk mencari penyebab utamanya dari pada mengubah teknik.

Perbedaan winning trader dan lossing trader anatar lain :

Trader Pemula

  • Cenderung mengikuti orang atau massa (crowd follower)
  • Mengikuti apa yang dilakukan atau dikerjakan oleh orang lain.
  • Merasa nyaman apabila keputusannya sama seperti orang lain.
  • Selalu menghindar dari resiko walaupun orang lain mengambil resiko tersebut.
  • Apabila orang lain melakukan “buy” maka dia juga merasa aman dan melakukan “buY”.
  • Mengabil keputusan atas advis dari orang lain yang telah dianggap “expert”.
  • Kebanyakan membuat complicated trading hingga mengabaikan kesederhanaan dari pasar.
  • Selalu melakukan dua kesalahan sekaligus yaitu buy/sell ketika harga telah bergeser jauh.

Trader Pro

  • Selalu punya ide atau ambil cara inisiatif (lead the crowd)
  • Melakukan eliminasi yang dapat menghalangi proses sutau keputusan.
  • Mereka selalu belajar untuk mengindetifikasi entry yang benar (proper entry) dimana sebagian besar orang tidak memperhatikannya.
  • Melakukan sell setelah periode buying tersebut berjalan mendekati atau masuk area resistance. Serta menjual Greed atau tamak, ini dilakukan selain supply and demand forex.
  • Melakukan buy saat setelah suatu periode selling berjalan mendekati maupun masuk area support, serta membeli fear (ketakutan).

Trader sukses

  • Mampu identifikasi peluang saat orang belum melakukannya.
  • Eksekusi trading melalui mekanikal.

Karakter Mental yang harus di miliki

  • Disiplin
  • Sabar
  • Tidak emosian
  • Percaya diri

Semoga bermanfaat